A. SISTEM SATUAN
1. Besaran
Fisika adalayangh mempelajari dan menjelaskan gejala alam serta pemanfaatannya. Pengetahuan tentang gejala alam ini adalah sangat perlu bagi umat manusia agar dapat dimanfaatkan membuat hidup manusia menjadi nyaman.
Besaran dasar adalah besaran yang memerlukan definisi yang jelas dan berdiri sendiri
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran-besaran dasar.
Misalnya dalam mekanika semua besaran yang ada didalamnya selalu dapat dinyatakan dalam 3 besaran dasar yaitu: besaran panjang, massa, dan waktu. Sedangkan dalam Termodinamika, selain besaran pokok yang terdapat di Mekanika masih ada besaran pokok yang lain yaitu: besaran suhu, dan jumlah zat. Dalam pelajaran listrik dan cahaya dikenal 2 (dua) besaran pokok yaitu: Besaran arus listrik dan intensitas cahaya (kuat penerangan). Selain yang disebut diatas, masih dijumpai dua besaran tambahan yaitu: Besaran sudut datar dan sudut ruang.
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok; kelajuan misalnya adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok panjang dengan besaran pokok waktu. Semua besaran dalam fisika selain dari besaran dasar adalah besar turunan.
2. Besaran Dasar
Penyebutan satuan dari besaran-besaran fisika, sering tidak seragam. Misalnya, satuan panjang ada yang memberi satuan dalam : hasta, kaki, meter, atau cm dan sebagainya.
3. Besaran Turunan
Selain sistem besaran-besaran dasar, masih ada besaran turunan yaitu besaran yang satuannya ditetapkan berdasarkan satuan-satuan besaran dasar, seperti contoh berikut.
- Kelajuan adalah perubahan jarak dibagi waktu. Satuannya diturunkan dari satuan panjang dan satuan waktu yaitu m/s.
- Percepatan adalah perubahan kelajuan dibagi waktu. satuannya diturunkan dari satuan kelajuan dan satuan waktu yaitu yaitu (m/s2)
- Gaya, satuannya diturunkan dari satuan massa dan satuan percobaan kelajuan yaitu: kgm/s2 atau newton yang disingkat dengan N.
- Usaha, satuannya diturunkan dari satuan gaya dan satuan panjang yaitu: kg m/s2 atau kg m2/s2
- Daya, satuannya diturunkan dari satuan usaha dan satuan waktu yaitu : kgm2/s2/s
4. Konversi Satuan
untuk besaran dasar yang sama, satuannya dapat dikonversi dari suatu sistem ke sistem yang lainnya. beberapa faktor konversi dapat dinyatakan sebagai berikut:
• panjang (m)
• Luas (m2)
• Volume (l)
• Massa (kg)
• Massa jenis (kg/m3)
• Gaya (N)
• Kelajuan (km/h)
• Energi (erg)
• Daya (watt)
• Flux magnetik (weber)
• Medan magnet ( T)
• Sudut ruang (steradian)
• Sudut bidang (derajat)
B. VEKTOR
selain pengelompokkan besaran fisika atas besaran dasar dan besaran turunan, besaran fisika juga dikelompokkan atas besaran skalar dan besaran vektor. Besaran-besaran dalam fisika dinyatakan dalam suatu nilai (yaitu besar atau magnitudo), dan satuan disebut besaran skalar. contoh besaran skalar antara lain : waktu, massa, volume benda, rapat massa benda, dan temperatur. Jika suatu besaran dinyatakan dengan nilai, satuan dan arah disebut dengan besaran vektor. Contoh besaran vektor antara lain : percepatan, gaya, dan perpindahan
